Kasus Pembunuhan Phaphamau: Pertama Orang Tua Dan Kakak, Kemudian Setelah Kekejaman, Remaja Dibunuh
Allahabad

Kasus Pembunuhan Phaphamau: Pertama Orang Tua Dan Kakak, Kemudian Setelah Kekejaman, Remaja Dibunuh

Prayagraj News: SSP Best Tripathi mengambil informasi dari warga desa setelah membunuh empat orang di Phaphamau. – Foto : Prayagraj

Pembunuh yang membunuh empat anggota keluarga yang sama di desa Gohri, Phaphamau, berlumuran darah di kepala mereka. Tempat dan kondisi mayat menceritakan kisah penderitaan mereka. Saksi mata mengatakan bahwa dari keadaan yang berlaku di tempat, dikhawatirkan bahwa pembunuh pertama membunuh pasangan dan anak tidur di beranda dan kemudian setelah penyiksaan membunuh gadis yang sedang tidur di kamar.


Desa Gohri jatuh segera setelah kami melintasi perlintasan kereta api melalui Shantipuram di Phaphamau. Di desa ini, Phoolchand dan keluarganya tinggal di sebuah rumah yang hampir bersebelahan dengan jalan raya. Ada apotik hewan di sisi kanan rumah sementara sebidang tanah kosong terletak di sebelah kiri. Ada tempat pembakaran batu bata di belakang. Dinding batas apotik hewan sedemikian rupa sehingga dapat dengan mudah dinaiki dan masuk ke dalam rumah.

Prayagraj News: Setelah pembunuhan empat orang di Phaphamu, massa berkumpul di tempat. – Foto : Prayagraj

Darah yang tergeletak di tempat juga sudah mengering.

Begitu masuk ke dalam rumah, pertama ada halaman dan di sebelah kiri ada kandang hewan. Sedangkan setelah ini ada beranda dan kemudian kamar. Phoolchand tidur di beranda bersama istri dan putranya, sementara putrinya tidur di kamar. Saksi mata mengatakan bahwa dua dipan tergeletak di beranda. Di salah satunya adalah Phoolchand sementara istrinya Meenu terbaring mati di sisi lain. Tubuh putra Siwa terbaring di tanah di sebelahnya. Darah juga menyebar di tempat yang sudah mengering.

Saksi mata mengatakan bahwa selimut tergeletak di tubuh tiga orang tewas. Saat melepas selimut, ditemukan bahwa dia telah meninggal. Ketiganya ditemukan dengan senjata tajam di leher dan luka di kepala akibat senjata berat. Di sisi lain, tubuh gadis yang cacat ditemukan tergeletak di ranjang di kamar. Saksi mata mengatakan bahwa dia juga mendapat bekas luka di kepala dan lehernya. Kondisi mayat ditemukan, diduga diperkosa beramai-ramai.

Sumber polisi mengatakan, melihat kondisi mayat dan tempat, tampaknya pasangan dan putranya yang sedang tidur di beranda tewas. Setelah ini, para pembunuh juga membunuh gadis itu setelah memperkosa gadis itu. Juga diyakini dari bekas luka yang ditemukan di tubuh bahwa orang mati pertama-tama diserang dengan kapak dan sekop dan kemudian mereka dihukum mati dengan memukul kepala mereka dengan sabbal.

Prayagraj News: Setelah pembunuhan empat orang di Phaphamu, massa berkumpul di tempat. – Foto : Prayagraj

Jadi remaja itu disandera?

Pintu rumah almarhum ditemukan dalam keadaan terbuka pada Kamis. Setelah melakukan pemeriksaan di tempat, juga dikhawatirkan pelaku masuk ke dalam rumah dengan melewati batas apotik hewan. Setelah ini, pasangan yang tidur di beranda dan putra mereka tiba-tiba diserang, sehingga mereka tidak memiliki kesempatan untuk pulih. Ketika gadis itu terbangun dari tidurnya, dia menyanderanya dan kemudian setelah disiksa dia juga membunuhnya.

Prayagraj News: Setelah kejadian itu, massa berkumpul di tempat. – Foto : Prayagraj

Jumlah pembunuh adalah lima hingga enam

Bersamaan dengan regu anjing, tim forensik juga dipanggil di tempat. Tim forensik juga mengumpulkan sidik jari serta sampel lain dari tempat itu. Selain itu, senjata yang ditemukan di lokasi juga diamankan. Sebuah polybag berwarna kuning juga tergeletak di dekat pintu yang disita tim forensik setelah dilakukan pemeriksaan. Sumber juga mengatakan bahwa sampel sidik jari dari sembilan-10 orang telah dikumpulkan dari tempat itu.

Empat dari sidik jari ini adalah dari orang mati. Dalam situasi seperti itu, diyakini juga bahwa lima hingga enam pembunuh terlibat dalam insiden tersebut. Di sisi lain, anjing pelacak meninggalkan rumah dan pergi ke kanan terlebih dahulu. Kemudian setelah kembali setelah berjalan agak jauh, dia pergi ke belakang rumah sekitar 200 meter. Setelah berjalan di sana-sini untuk sementara waktu, dia kembali.

Prayagraj News: Setelah pembunuhan empat orang di Phaphamau, massa berkumpul di tempat dan polisi melakukan penyelidikan. – Foto : Prayagraj

Memasuki batas, lalu berlari melewati pintu

Polisi yang memeriksa tempat itu percaya bahwa para pembunuh memasuki rumah dengan melompati batas. Kemudian setelah melakukan kejahatan, mereka melarikan diri melalui pintu utama. Bahkan, peristiwa itu diyakini terjadi pada Selasa malam. Ini adalah waktu ketika keluarga sedang tidur. Dalam situasi seperti itu, sudah pasti penghuni rumah pasti sudah tidur setelah menutup pintu utama. Ada sebidang tanah kosong di sisi kiri rumah tetapi tembok pembatasnya sangat tinggi di sisi itu. Sedangkan batas apotik veteriner di sebelah kanan tidak sampai lima sampai enam meter. Dalam situasi seperti itu, diyakini bahwa para pembunuh memasuki rumah setelah melewati batas ini. Kemudian setelah kejadian, lari melalui pintu utama dan inilah penyebab pintu rumah ditemukan terbuka pada hari Kamis.

Posted By : togel hongÄ·ong 2021