Menyampaikan Berita Acara Pemeriksaan Kasus Perselingkuhan Dari Pemeriksa
Firozabad

Menyampaikan Berita Acara Pemeriksaan Kasus Perselingkuhan Dari Pemeriksa

mendengar berita

Menyampaikan berita acara pemeriksaan perkara ketidaksenonohan dari Pemeriksa
Narkhi. Tidak ada tindakan yang diambil pada hari Jumat juga dalam kasus ketidaksenonohan dengan sub-inspektur yang ditempatkan di Kayatha, pos polisi dari kantor polisi Narkhi. Baik kantor polisi Narkhi maupun Tahrir tidak diberikan oleh penduduk desa dan Inspektur juga tidak memberikan Tahrir. CO Tundla mengatakan bahwa dia telah menyerahkan laporan investigasi ke SSP.
Pos terdepan Kayatha, Shamil Rathi, datang ke pos tersebut saat berpatroli di mobil pribadinya sekitar pukul 9 malam pada Rabu malam. Terjadi perkelahian antara ibu dan anak di jalan dekat desa. Sementara itu, inspektur menghentikan mobil dan meminta mereka berdua pulang. Tentang hal ini pemuda itu berselisih dengan inspektur. Segera terjadi perkelahian antara pemuda dan inspektur. Kemudian seseorang mengambil kunci mobil inspektur. Ketika inspektur mulai menelepon untuk memanggil polisi, massa merampas ponsel inspektur. Melihat masalah yang meningkat, inspektur meninggalkan ponsel dan mobil di tempat dan mencapai pos dan memberi tahu petugas tentang kejadian tersebut. Atas informasi tersebut, bersama Polsek Narkhi, CO Tundla Abhishek Kumar juga datang ke lokasi. CO mendengarkan kedua belah pihak.
Pada saat yang sama, penduduk desa mengatakan bahwa pemuda itu tidak senonoh dan ditampar oleh inspektur. Penduduk desa juga menuduh inspektur mabuk. Petugas Kantor Polisi Narkhi Pradeep Kumar mengatakan bahwa tidak ada keluhan dari pihak manapun terkait masalah ini. Dalam hal ini, CO Abhishek Srivastava mengatakan bahwa penduduk desa telah berbuat salah dengan sub-inspektur. Penduduk desa juga menuduh inspektur tidak senonoh. Setelah dilakukan pemeriksaan, laporan tersebut diserahkan kepada SSP. Sehingga dapat diambil tindakan terhadap para pelakunya.

Menyampaikan berita acara pemeriksaan perkara ketidaksenonohan dari Pemeriksa

Narkhi. Tidak ada tindakan yang diambil pada hari Jumat juga dalam kasus ketidaksenonohan dengan sub-inspektur yang ditempatkan di Kayatha, pos polisi dari kantor polisi Narkhi. Baik kantor polisi Narkhi maupun Tahrir tidak diberikan oleh penduduk desa dan Inspektur juga tidak memberikan Tahrir. CO Tundla mengatakan bahwa dia telah menyerahkan laporan investigasi ke SSP.

Pos terdepan Kayatha, Shamil Rathi, datang ke pos tersebut saat berpatroli di mobil pribadinya sekitar pukul 9 malam pada Rabu malam. Terjadi perkelahian antara ibu dan anak di jalan dekat desa. Sementara itu, inspektur menghentikan mobil dan meminta mereka berdua pulang. Tentang hal ini pemuda itu berselisih dengan inspektur. Segera terjadi perkelahian antara pemuda dan inspektur. Kemudian seseorang mengambil kunci mobil inspektur. Ketika inspektur mulai menelepon untuk memanggil polisi, massa merampas ponsel inspektur. Melihat masalah yang meningkat, inspektur meninggalkan ponsel dan mobil di tempat dan mencapai pos dan memberi tahu petugas tentang kejadian tersebut. Atas informasi tersebut, bersama Polsek Narkhi, CO Tundla Abhishek Kumar juga datang ke lokasi. CO mendengarkan kedua belah pihak.

Pada saat yang sama, penduduk desa mengatakan bahwa pemuda itu tidak senonoh dan ditampar oleh inspektur. Penduduk desa juga menuduh inspektur mabuk. Petugas Kantor Polisi Narkhi Pradeep Kumar mengatakan bahwa tidak ada keluhan dari pihak manapun terkait masalah ini. Dalam hal ini, CO Abhishek Srivastava mengatakan bahwa penduduk desa telah berbuat salah dengan sub-inspektur. Penduduk desa juga menuduh inspektur tidak senonoh. Setelah dilakukan pemeriksaan, laporan tersebut diserahkan kepada SSP. Sehingga dapat diambil tindakan terhadap para pelakunya.

Posted By : data pengeluaran hk 2021