Pemegang Kartu Antyodaya Yang Tidak Membuat Kartu Emas Tidak Akan Mendapatkan Jatah
Pratapgarh

Pemegang Kartu Antyodaya Yang Tidak Membuat Kartu Emas Tidak Akan Mendapatkan Jatah

mendengar berita

Aturan telah diubah untuk mendapatkan jatah gratis di distrik tersebut. Masalah pemegang kartu Antyodaya yang mengambil jatah gratis bisa bertambah. Sekarang mereka harus mendapatkan kartu emas yang dibuat untuk mendapatkan jatah gratis. Jika pemegang kartu Antyodaya tidak mendapatkan kartu emas yang dibuat maka mereka tidak akan mendapatkan jatah gratis. Pemerintah telah mengeluarkan pedoman pembuatan kartu emas bagi seluruh pemegang kartu Antyodaya.
Pemerintah juga memasukkan pemegang kartu Antyodaya dalam skema Ayushman Bharat. Ada 70 ribu pemegang kartu Antyodaya di kabupaten tersebut. Pemerintah telah meminta kepala pemegang kartu Antyodaya beserta anggota keluarganya untuk membuat Ayushman Golden Card. Meski demikian, semua pemegang kartu Antyodaya dan anggota keluarganya di distrik tersebut enggan membuat kartu emas.
Untuk itu, pemerintah mengeluarkan peraturan baru. Anggota keluarga Antyodaya yang tidak membuat kartu emas tidak akan mendapatkan jatah pemerintah secara gratis. Hakim Distrik telah menginstruksikan Kotedar untuk membuat Kartu Emas Ayushman bagi pemegang kartu Antyodaya secara gratis dengan mendirikan kamp.
Jika BLE tidak mengambil bunga maka lisensi akan dibatalkan
Operator Lokvani Kendra tidak berminat mendapatkan kartu emas pemegang kartu Antyodaya. Mulai menulis terhadap BLE tersebut, Chief Development Officer telah meminta untuk membatalkan lisensi mereka. Pada saat yang sama, BLE yang menunjukkan minat untuk membuat kartu emas diminta untuk membayar tepat waktu insentif yang diterima oleh pemerintah.
Dinas Perbekalan Kabupaten sibuk membuat Kartu Emas untuk pemegang kartu Antyodaya. Di antara, BLE tidak mengeluarkan kartu emas duduk di toko jatah pemerintah. Padahal mereka telah diperintahkan untuk membuat penjagaan dengan mendirikan kemah bersama orang Kotedar. Sudhakar Singh, Manajer Program, Skema Ayushman Bharat

Aturan telah berubah untuk mendapatkan jatah gratis di distrik tersebut. Masalah pemegang kartu Antyodaya yang mengambil jatah gratis bisa bertambah. Sekarang mereka harus mendapatkan kartu emas yang dibuat untuk mendapatkan jatah gratis. Jika pemegang kartu Antyodaya tidak mendapatkan kartu emas yang dibuat maka mereka tidak akan mendapatkan jatah gratis. Pemerintah telah mengeluarkan pedoman pembuatan kartu emas bagi seluruh pemegang kartu Antyodaya.

Pemerintah juga memasukkan pemegang kartu Antyodaya dalam skema Ayushman Bharat. Ada 70 ribu pemegang kartu Antyodaya di kabupaten tersebut. Pemerintah telah meminta kepala pemegang kartu Antyodaya beserta anggota keluarganya untuk membuat Ayushman Golden Card. Meski demikian, semua pemegang kartu Antyodaya dan anggota keluarganya di distrik tersebut enggan membuat kartu emas.

Untuk itu, pemerintah mengeluarkan peraturan baru. Anggota keluarga Antyodaya yang tidak membuat kartu emas tidak akan mendapatkan jatah pemerintah secara gratis. Hakim Distrik telah menginstruksikan Kotedar untuk membuat Kartu Emas Ayushman bagi pemegang kartu Antyodaya secara gratis dengan mendirikan kamp.

Jika BLE tidak mengambil bunga maka lisensi akan dibatalkan

Operator Lokvani Kendra tidak berminat mendapatkan kartu emas pemegang kartu Antyodaya. Mulai menulis terhadap BLE tersebut, Chief Development Officer telah meminta untuk membatalkan lisensi mereka. Pada saat yang sama, BLE yang menunjukkan minat untuk membuat kartu emas diminta untuk membayar tepat waktu insentif yang diterima oleh pemerintah.

Dinas Perbekalan Kabupaten sibuk membuat Kartu Emas untuk pemegang kartu Antyodaya. Di antara, BLE tidak mengeluarkan kartu emas duduk di toko jatah pemerintah. Padahal mereka telah diperintahkan untuk membuat penjagaan dengan mendirikan kemah bersama orang Kotedar. Sudhakar Singh, Manajer Program, Skema Ayushman Bharat

Posted By : keluar hk