Upaya Untuk Merebut Dari Operator Cabang Kecil
Pratapgarh

Upaya Untuk Merebut Dari Operator Cabang Kecil

Operator cabang kecil Pooja Singh terluka dalam serangan penjahat di Bhupiamau di atas jembatan. Dialog
– Foto : PRATAPGARH

mendengar berita

Di jembatan penyeberangan Bhupiamau di jalan raya Varanasi-Lucknow, tiga perampok sepeda mencoba merampok operator cabang Tiny. Saat melawan, para penjahat lari menyerangnya. Polisi mencapai informasi tersebut dan terus memeriksa rekaman CCTV. Dalam waktu tujuh jam, aksi polisi itu terungkap. Para penjahat meledakkan dompet penuh perhiasan dan uang seorang wanita yang pergi ke rumah ibunya di tempat yang sama.
Pooja Singh, penduduk ATL Nagar Kotwali, mengoperasikan cabang kecil SBI di Prithviganj Bazar. Pada hari Rabu, dia pergi ke cabang Tiny dengan sepeda bersama rekannya Manjit Maurya. Dia memiliki dua setengah lakh rupee dari cabang. Tiga penjahat bertopeng mengendarai sepeda menabrak sepedanya di dekat jembatan layang Bhupiamau. Karena itu Pooja dan Manjeet jatuh bersama sepedanya.
Para penjahat mencoba merampok Pooja Singh, tetapi karena uang ada di sepeda, para penjahat memakannya. Para penjahat melarikan diri saat melihat orang yang lewat. Polisi tiba setelah mendapatkan informasi tentang insiden tersebut dan mulai menyelidiki. Inspektur Polisi Satpal Antil, CO Kota Abhay Pandey dan Nagar Kotwal memeriksa rekaman CCTV. Menurut polisi, telah terjadi insiden perampokan dengan Pooja Singh pada tahun 2015 juga.
Sekitar tujuh jam setelah kejadian itu, Babli Gautam, warga Mathia di Jamtali, bersama suaminya Sunil Gautam turun dari tempo di perempatan Bhupiamamau. Dia akan menghadiri pernikahan kakaknya di Saraigovindrai di bawah area kantor polisi Mandhata. Dia sedang menunggu tempo kedua. Kemudian para penjahat itu meniup dompetnya. Di dalamnya ada dua puluh ribu perhiasan dan dua ribu uang tunai.
80 ribu direbut dari agen
Raniganj. Arvind Maurya, penduduk seluruh wilayah kantor polisi Khanderai Fatanpur, adalah seorang agen di kantor pos Suvansa. Pada Selasa malam dia akan pulang dengan sepeda. Di tengah perjalanan, dua orang pengendara sepeda motor melarikan diri setelah menjarah 80 ribu rupee dan ponsel setelah menodongkan pistol. Polisi memperlakukan insiden itu sebagai hal yang mencurigakan.

Di jembatan penyeberangan Bhupiamau di jalan raya Varanasi-Lucknow, tiga perampok sepeda mencoba merampok operator cabang Tiny. Saat melawan, para penjahat lari menyerangnya. Polisi mencapai informasi tersebut dan terus memeriksa rekaman CCTV. Dalam waktu tujuh jam, aksi polisi itu terungkap. Para penjahat meledakkan dompet penuh perhiasan dan uang seorang wanita yang pergi ke rumah ibu di tempat yang sama.

Pooja Singh, penduduk ATL Nagar Kotwali, mengoperasikan cabang kecil SBI di Prithviganj Bazar. Pada hari Rabu, dia pergi ke cabang Tiny dengan sepeda bersama rekannya Manjit Maurya. Dia memiliki dua setengah lakh rupee dari cabang. Tiga penjahat bertopeng mengendarai sepeda menabrak sepedanya di dekat jembatan layang Bhupiamau. Karena itu Pooja dan Manjeet jatuh bersama sepedanya.

Para penjahat mencoba merampok Pooja Singh, tetapi karena uang ada di sepeda, para penjahat memakannya. Para penjahat melarikan diri saat melihat orang yang lewat. Polisi tiba setelah mendapatkan informasi tentang insiden itu dan mulai menyelidiki. Inspektur Polisi Satpal Antil, CO Kota Abhay Pandey dan Nagar Kotwal memeriksa rekaman CCTV. Menurut polisi, telah terjadi insiden perampokan dengan Pooja Singh pada tahun 2015 juga.

Sekitar tujuh jam setelah kejadian itu, Babli Gautam, warga Mathia di Jamtali, bersama suaminya Sunil Gautam turun dari tempo di perempatan Bhupiamamau. Dia akan menghadiri pernikahan kakaknya di Saraigovindrai di bawah area kantor polisi Mandhata. Dia sedang menunggu tempo kedua. Kemudian para penjahat itu meniup dompetnya. Di dalamnya ada dua puluh ribu perhiasan dan dua ribu uang tunai.

80 ribu direbut dari agen

Raniganj. Arvind Maurya, penduduk seluruh wilayah kantor polisi Khanderai Fatanpur, adalah seorang agen di kantor pos Suvansa. Pada Selasa malam dia akan pulang dengan sepeda. Di tengah perjalanan, dua orang pengendara sepeda motor melarikan diri setelah menjarah 80 ribu rupee dan ponsel setelah menodongkan pistol. Polisi memperlakukan insiden itu sebagai hal yang mencurigakan.

Posted By : keluar hk